Responsive image
on 06 Juni 2020 20:00:58
  • Pengurus Pusat
COVID-19 ditemukan di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020, komunitas RS Daerah (RSD) masih dihadapkan pada berbagai masalah antara lain kapasitas RS sangat terbatas, lama perawatan pasien COVID-19 panjang, risiko tertularnya tenaga kesehatan di RS, kriteria atau indikasi KRS. Hal-hal diatas merupakan masalah-masalah yang sangat kompleks. Diskusi ini diharapkan dapat membantu para klinisi di RSD dalam memanfaatkan parameter pemeriksaan laboratorium selain pemeriksaan PCR untuk menentukan lama rawat PDP maupun pasien konfirm COVID-19.
Untuk itu ARSADA telah mengadakan Video Conference DIskusi Terbuka pada tanggal 6 Juni 2020 pukul 11.00 sd 13.00 dengan tema "Perawatan COVID-19 : DIantara Kapasitas RS dengan Lama Dirawat". Sebagai narasumber yaitu Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, DTM&H, MARS selaku Direktur Penyakit Menular WHO_SEARO (Regional Asia Tenggara) di India dengan judul "Kebijakan Diagnosis dan Pengobatan Global / WHO di Masa New Normal". Narasumber kedua yaitu Dr. dr. Lia G. Partakusuma, SpPK(K), MM, MARS selaku Direktur Penunjang Medik RSPJ Harapan Kita, Jakarta dengan judul "Peran Manajemen Laboratorium RSD dalam Rangka Memperpendek Lama Perawatan COVID-19", dan narasumber ketiga yaitu Prof. Dr. dr. Kuntaman, M.Kes, Sp.MK(K) selaku Clinical Microbiologist, Guru Besar FKUA-RSUD dr. Soetomo Surabaya dengan judul "Perkembangan Virulensi Virus SARS CoV-2 selama Pengobatan". Moderator dalam video conference ini yaitu Dr. dr. Slamet Riyadi, DTM&H, MARS selaku ketua Dewan Penasehat ARSADA. 

Materi para pembicara silakan klik link dibawah ini :
Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, DTM&H, MARS
Dr. dr. Lia G. Partakusuma, SpPK(K), MM, MARS
Prof. Dr. dr. Kuntaman, M.Kes, Sp.MK(K)

Video offline silakan klik link di bawah ini :
https://youtu.be/YxUHsiw-6qo